Rabu, 27 Agustus 2008

Anak Gaul Jakarta Gitu Loch (chapter 1 : mall)

Kehidupan di metropolitan seperti Jakarta sangat beragam. Mulai dari pekerjaan, sampai pergaulan. Pergaulan remaja ibukota (artis ibukota kalee) saat ini bisa dibilang sudah sangat bebas dan terbuka. Ga ada lagi jaim-jaim-an (buat yang masih belum tau apa itu jaim, jaim itu kepanjangan dari JAga IMage). Dari yang cowok, cewek, sampe yang ga jelas orientasi seksualnya udah ga malu-malu lagi baut “nampilin” dirinya.

Lalu, pergaulan apa aja sih yang sering dilakuin remaja masa kini ?.

Mari kita bahas sodara-sodara (pake logat pembawa acara siraman rohani umat kristiani yang ditayangin tiap hari minggu siang di RCTI...tapi kadang di stasiun TV lain doi ada juga koq).

  1. Nongkrong di pusat perbelanjaan (Mall)
Mall udah beralih fungsi bukan hanya sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi primer, sekunder, dan lain-lain. Mall juga menjadi ajang tampil menunjukkan eksistensi sebagai remaja metropolitan.

Pernah sesekali gw mengamati sekeliling jika sedang berkunjung ke salah satu pusat perbelanjaan di daerah Jakarta Selatan. Saat itu observasi gw ditemani oleh partner setia gw yaitu parto. Sambil mengobservasi, sebagai mahasiswa yang cerdas kita berdua mulai mengkritisi pemandangan sekitar.

Gw : to, liat deh noh!!!
Parto : apaan??yang mana??
Gw : ituuuuu..arah jam setengah empat lewat lima belas meniiit.
Parto : wahahahaha..tu cewe ga salah apa!!celananya pendek banget!!mana selulit semua..hahahahh

Kita berdua langsung ketawa cekakakan sambil terus berjalan menyusuri pusat perbelanjaan.

Parto : nah tu P parahan lagih!!!
Gw : mana to???selulit lagi??? (celingak-celinguk nyari cewe lain yang bercelana pendek sekali)
Parto : bukaaaann..tuh ada Ryan cs lagi pacaran (Ryan cs = cowo yang keliatannya macho tapi ko malah mesra sama cowo juga)
Gw : idih..udah ah to jangan liatin..takut gw..ntar doi naksir sama gw berabe cuy..hahahahahh

Ketawa cekakakan lagi, dan mulai menarik perhatian sekeliling.

Gw : eh to ada lagi tuh!!!
Parto : mana mana???Ryan cs???ogah ah gw!!!
Gw : tuh cewek tuuuu...toketnya gede bangeeeeet (maaf hun saat itu aku khilaf :D )
Parto : anjrit!!!gede banget

Ketawa lagi, kali ini lebih keras dan bener-bener mengganggu pengunjung yang lain.

Setelah lama berkeliling, gw dan parto pun beristirahat di salah satu restoran cepat saji. Tak lama kemudian kita berdua mulai merasa ada yang perhatiin.

Gw : (sambil bisik-bisik) eh to, lo ngrasa ga sih kita di ikutin?
Parto : (ikutan bisik-bisik) cowo yang pake kemeja putih itu ya?
Gw : (bisik-bisiknya lebih rapet) kayaknya doi yang Ryan cs tadi dh to

Gw dan parto langsung sadar dari bisik-bisik yang mengundang perhatian cowok berkemeja putih itu yang berindikasi bahwa dia adalah Ryan cs.

Gw : jangan-jangan doi nyangkain kita gay to ?!!!
Parto : HAH !!!
Gw & Parto : najis bangeet !!!
Gw : takut gw to!!!cabut aja nyok!!!

Kita berdua pun pergi dari pusat perbelanjaan tersebut.

Otak Revolusioner Pt.2 (Final)

Sebenarnya setiap manusia mampu mengontrol setting-an otaknya masing-masing. Emosi, faktor inilah yang menentukan proses berpikir (booting) pada otak. Emosi diciptakan satu paket dengan sebuah produk yang disebut manusia. Emosi mendorong pemikiran-pemikiran yang bisa mempengaruhi sebuah perbuatan, perkataan, bahkan perubahan seseorang. Rasa cinta, sedih, benci, nafsu, dendam, berawal dari emosi. Jadi kinerja otak juga dipengaruhi oleh emosi yang bisa membawa pikiran menjadi baik atau malah sebaliknya.

Jika setiap manusia bisa mengontrol emosinya untuk menjadikan pikiran menjadi lebih baik, alangkah indahnya jika di dunia ini tidak ada lagi perang, tidak ada lagi kaum miskin yang kelaparan, tidak ada lagi manusia yang menginginkan dirinya sebagai “Maha Kaya”, tidak ada lagi kesenjangan sosial, tidak ada lagi permusuhan.

Tapi ga asik juga dong kalo bgitu. Manusia ga bakal mau belajar untuk jadi lebih maju karena kemakmuran udah diraih. Ga ada lagi rasa ingin menjadi seseorang yang sukses, ga ada yang butuh duit, ga ada lagi liga italia, ga ada hiburan di televisi, ga ada bis jurusan depok-grogol yang anterin gw ketemu pacar, karena semua sudah meraih kemakmuran bagi hidupnya masing-masing.

Tapi mau bagaimana lagi, kehidupan sudah berlangsung. Sejak awal keputusan ada ditangan kita sendiri, tinggal kita yang harus menciptakan keselarasan dalam hidup ini. Jika semuanya berjalan lancar pasti Tuhan memberikan waktu bagi kita untuk memperbaiki hidup ini. Kita tidak bisa merubah yang telah terjadi, kita hanya bisa memperbaiki agar di hari ini dan nanti semuanya akan baik-baik saja. Memperbaiki, kita pasti bisa melakukannya.

Senin, 25 Agustus 2008

Otak Revolusioner Pt.1

Secara lahiriah, setiap manusia diciptakan memiliki akal & pikiran. Oleh karena itu manusia selalu dihadapkan dengan situasi-situasi dimana kita dipaksa untuk mengambil keputusan. Beberapa orang yang tidak menggunakan akal & pikirannya mungkin mengambil keputusan yang salah dan merugikan dirinya sendiri, mungkin juga melahirkan penyesalan dalam dirinya sendiri, dan lebih parahnya bisa mempengaruhi kejiwaan dalam hidupnya (gila). Mungkin hanya segelintir manusia seperti mas eddie di dunia ini yang masih bisa menggunakan akal & pikirannya dengan bijaksana (maaf sedikit narsis).

Akal & pikiran masih bisa dijabarkan lagi menjadi banyak klasifikasi. Secara garis besar bisa dibagi menjadi beberapa bagian dan diurutkan yang paling terakhir adalah sikap. Sikap manusia lah yang paling menentukan bagaimana manusia bisa mengambil keputusan. (sedikit mengutip dari bukunya John Maxwell yang dipinjemin sama pacarku yang kurus karena susah makan itu). Sikap manusia bisa menentukan kita bisa mengambil keputusan benar ataupun salah. Bagi mas eddie, dengan otak dengan teknologi yang selalu terbaru (lagi-lagi narsis) dapat dengan mudah mengambil keputusan yang bijaksana dikarenakan otak mas eddie dapat menggunakan setting otomatis dan manual dalam proses berfikirnya. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan menggunakan setting-an ini yang akan mas eddie jelaskan.

Kelebihan dari setting-an otomatis adalah mas eddie bisa mengambil keputusan dengan cepat namun dikarenakan proses berpikir (booting) yang berulang-ulang dan fitur yang dipakai dalam posisi on setting-an ini dapat mengalami proses yang menyebabkan panasnya prosesor dalam otak. Efek samping dari setting-an ini mas eddie bisa mengalami sakit kepala yang sangat hebat, kemungkinan terburuknya jika sudah terkomplikasi dengan penyakit yang dialami mas eddie (mencret-mencret) bisa berakibat buruk yaitu collapse.

Pada setting-an manual, karena fitur-fitur seperti emotion, faith, truth di non aktifkan, maka proses berpikir (booting) menjadi tenang. Kadang setting-an ini proses berpikir juga bisa dibantu dengan zat-zat eksternal seperti nikotin, alkohol, kafein, dll. Keuntungan dari setting ini adalah mas eddie bisa dapat dengan mudah memaafkan kesalahan, menerima kenyataan buruk, melupakan masa lalu, dan masih banyak lagi. Namun jika terlalu sering menggunakan setting ini kemungkinan terbesar mas eddie bisa menjadi seseorang yang berbeda karena terpengaruhi zat-zat eksternal yang disebut diatas. Oleh karena itu setting ini hanya dipakai dalam keadaan tertentu saja.

Senin, 31 Maret 2008

jujur:membuat lebih baik atau semakin buruk ?

Apakah gw udah jadi orang yang jahat jika gw ngebiarin seseorang rela nyakitin dirinya sendiri karena udah nolak seorang cewek untuk jadi pacar gw?

Eits..tapi tar dulu..masalahnya ga semudah itu. Gimana klo kasusnya dipersulit..hmm bgini kisahnya.

Ceritanya..gw yang udah punya pacar, tapi lagi deket-deketnya sama ceweknya temen gw yang awalnya dikenalin sama another temen gw dimana dia dan ceweknya sohiban sama tuh cewek yang lagi deket-deketnya sama gw..buset..jadi bingung gw ceritainnya..untuk menjelaskan cerita ini lebih lanjut biar gw samarkan aja dh nama para pelaku di cerita ini.

Gw punya pacar yang namanya Britney, trus temen gw Peter punya pacar namanya MJ. Tanpa sepengetahuan Britney, gw sama MJ lagi deket gara-gara MJ sering curhat sama gw ngebahas hubungannya sama Peter yang lagi garing. Berawal dari curhat sampe akhirnya MJ ada indikasi suka sama gw. Awalnya gw ada perasaan ga enak dengan hubungan ini, mulai dari temen-temen gw yang ga setuju dengan perselingkuhan ini (iya laaah..mana ada orang yang setuju sama perselingkuhan), membohongi Britney, sampe-sampe terpaksa bermuka dua di hadapan Peter. Tapi lama kelamaan gw menikmati juga hubungan yang tidak diridhoi ini, apalagi setelah ada dukungan moril dari temen gw yang ngenalin gw ke MJ itu..(katakanlah namanya Leonardo). Leonardo yang tadinya berniat mau jadi mediator demi berlangsungnya hubungan Peter dan MJ dengan cara mengajak MJ sharing sama gw, malah menjadi pendukung hubungan terlarang gw dengan MJ (terlarang??..jangan gila doong).

Pernah terpikir di benak gw untuk menyudahi hubungan gw dengan MJ dan mencoba bicara jujur kepada Britney bahwa gw udah ngebohongin dia. Tapi apakah ini membuat keadaan jadi baik-baik aja? atau malah gw kehilangan Britney?

Di satu sisi gw ga mau kehilangan Britney dan MJ, tapi di sisi lain gw juga ga mau klo sampe gw dibenci temen-temen gw. Oh beib..diriku bingung sekali !!! (beib??)

*cerita ini benar-benar hanyalah cerita belaka, semua kesamaan karakter, nama, hanyalah fiktif belaka, namun jika ada beberapa pihak yang merasa kisahnya sama dengan cerita ini..yaaa sutralaaa..anggep aja ini adalah sebuah bentuk kepedulian gw terhadap orang yang merasa cerita ini mirip dengan kisah hidupnya.